Jumat, 24 Februari 2017
Selasa, 17 Januari 2017
14 langkah membuat film sendiri… (untuk lomba pembuatan film pendek)
Akhir-akhir ini, banyak yang memprotes para produsen sinetron Indonesia yang dianggap telah kehilangan daya kreatif sehingga akhirnya menyadur film yang diproduksi orang luar. Tapi, sebenarnya, bagaimana sih cara membuat film itu? Posting ini bukan sebuah pembelaan, dan bukan pula sebuah hujatan baru. Hanya ingin menunjukkan… Begini lho, caranya membuat film. Hitung-hitung, sebagai materi tambahan buat anak-anak saya di sekolah…Pada dasarnya, membuat film itu dapat dibagi ke dalam 14 tahapan. Apa saja?
1. IDE
Idealnya, IDE ini harus unik dan original. Tapi, memutuskan untuk menyadur sebuah karya orang lain itu juga termasuk sebuah IDE lho… Untuk mencari IDE, banyak cara yang bisa dilakukan. Melakukan pengamatan terus-menerus, jalan-jalan ke tempat yang aneh dan belum pernah didatangi manusia, nangkring di pohon asem di pinggir jalan sambil mengamati kendaraan yang lalu lalang, atau bahkan duduk santai di sebuah food court di suatu plaza atau mall. Melamun sendirian di dalam kamar juga bisa mendatangkan ide, kok…
2. SASARAN
Setelah mendapatkan IDE, tentukan sasaran dari film yang akan dibuat. Koleksi pribadi? Murid SMU? Komunitas S&M? Para Otaku? Para Blogger? Siapa yang akan menonton film itu nantinya? Itu juga harus ditentukan dengan jelas di awal. Jangan sampai terjadi, film tersebut ditujukan untuk anak SMU tapi karena tidak disosialisasikan dengan jelas, akhirnya dipenuhi adegan berantem penuh darah ala 3003. TUJUANIDE dan Sasaran sudah ditetapkan. Yang harus dipastikan selanjutnya adalah tujuan pembuatan film. Ingin menggugah nasionalisme seperti Naga Bonar? Ingin menyampaikan pesan terakhir sebelum nge-bom? Ingin mendapatkan kepuasan pribadi seperti pembuatan film Passion of the Christ? Apa?
4. POKOK MATERI
Berikutnya adalah menyusun pokok materi. Apa sih pesan yang ingin disampaikan? Ungkapan cinta? Sekedar pesan mengingatkan bahaya merokok?
5. SINOPSIS
Sinopsis adalah ringkasan yang menggambarkan cerita secara garis besar. Semacam ide awal gitu loh. Dari sinopsis ini, nantinya bisa dikembangkan menjadi cerita yang lebih detil.
6. TREATMENT
Tahapan ini adalah penggambaran adegan-adegan yang nantinya akan muncul dalam cerita. Tidak mendetil. Contoh treatment itu seperti ini…Ada seorang perokok yang sedang merokok dengan santainya. Kemudian tiba-tiba dia batuk-batuk dengan hebat dan agak lama. Sebelum beranjak pergi, orang itu membuang rokoknya sembarangan. Tiba-tiba muncul api…
7. NASKAH
Naskah adalah bentuk mendetil dari cerita. Dilengkapi dengan berbagai penjelasan yang mendukung cerita (seting environment, background music, ekspresi, semuanya…). Contoh naskah itu, seperti ini…FS. Ali mengayuh becak. Ais duduk merenung, tidak mempedulikan Ali yang bolak-balik menatapnya.Ali : Dak usah dipikir lah, Mbak…Ais : (kaget) Heh? Apa, Bang?
8. PENGKAJIAN
Pengkajian disini, adalah yang dilakukan oleh seorang ahli isi (content) atau ahli media. Yang dikaji, adalah apakah naskahnya sudah sesuai dengan tujuan semula? Dan hal-hal yang mirip seperti itu…
9. PRODUKSI PROTOTIPE
Proses ini dibagi jadi 3 sub-tahap, yaitu pra-produksi (penjabaran naskah, casting pemain, pengumpulan perlengkapan, penentuan dan pembuatan set, penentuan shot yang baik, pembuatan story board, pembuatan rancangan anggaran, serta penyusunan kerabat kerja), produksi (pengambilan gambar sesuai dengan naskah dan improvisasi sutradara), purna-produksi (intinya adalah editing).
10. UJI COBA
Uji coba ini dilakukan dengan memutar prototipe di hadapan sekelompok kecil orang. Kalau produsen film besar, biasanya melakukan ini di hadapan para kritikus. Tujuannya adalah untuk mengetahui respon dari calon audiens.
11. REVISI
Setelah ada respon, maka dilakukan perubahan jika diperlukan. Karena itu lah, banyak film yang memiliki deleted scenes. Itu diakibatkan proses uji coba dan revisi ini.
12. PREVIEW
Preview itu adalah pemutaran perdana, di hadapan para ahli isi, ahli media, sutradara, produser, penulis naskah, editor, dan semua kru yang terlibat dalam produksi. Tujuan dari preview ini adalah untuk memastikan apakah semuanya berjalan lancar sesuai rencana atau ada penyimpangan. Bisa dikatakan, bahwa preview ini adalah proses pemeriksaan terakhir sebelum sebuah film diluncurkan secara resmi.
13. Pembuatan Bahan Penyerta
Bahan Penyerta itu adalah poster iklan, trailer, teaser, buku manual (jika film yang dibuat adalah sebuah film tutorial), dan lain sebagainya yang mungkin dibutuhkan untuk mensukseskan film ini.
14. PENGGANDAAN
Tahap terakhir adalah penggandaan untuk arsip dan untuk didistribusikan oleh para Joni (ini terjadi pada jaman dulu kala, waktu format film digital masih ada di angan-angan).Nah, demikian lah proses produksi sebuah film. Dari awal sampai akhir, siap untuk didistribusikan. Jadi, apa lagi yang ditunggu? Mari kita produksi film-film berkualitas agar tidak dikatakan bahwa sineas Indonesia telah kehilangan kreatifitas dan tidak bisa memproduksi karya orisinil lagi. SEMANGAT!!!
1. IDE
Idealnya, IDE ini harus unik dan original. Tapi, memutuskan untuk menyadur sebuah karya orang lain itu juga termasuk sebuah IDE lho… Untuk mencari IDE, banyak cara yang bisa dilakukan. Melakukan pengamatan terus-menerus, jalan-jalan ke tempat yang aneh dan belum pernah didatangi manusia, nangkring di pohon asem di pinggir jalan sambil mengamati kendaraan yang lalu lalang, atau bahkan duduk santai di sebuah food court di suatu plaza atau mall. Melamun sendirian di dalam kamar juga bisa mendatangkan ide, kok…
2. SASARAN
Setelah mendapatkan IDE, tentukan sasaran dari film yang akan dibuat. Koleksi pribadi? Murid SMU? Komunitas S&M? Para Otaku? Para Blogger? Siapa yang akan menonton film itu nantinya? Itu juga harus ditentukan dengan jelas di awal. Jangan sampai terjadi, film tersebut ditujukan untuk anak SMU tapi karena tidak disosialisasikan dengan jelas, akhirnya dipenuhi adegan berantem penuh darah ala 3003. TUJUANIDE dan Sasaran sudah ditetapkan. Yang harus dipastikan selanjutnya adalah tujuan pembuatan film. Ingin menggugah nasionalisme seperti Naga Bonar? Ingin menyampaikan pesan terakhir sebelum nge-bom? Ingin mendapatkan kepuasan pribadi seperti pembuatan film Passion of the Christ? Apa?
4. POKOK MATERI
Berikutnya adalah menyusun pokok materi. Apa sih pesan yang ingin disampaikan? Ungkapan cinta? Sekedar pesan mengingatkan bahaya merokok?
5. SINOPSIS
Sinopsis adalah ringkasan yang menggambarkan cerita secara garis besar. Semacam ide awal gitu loh. Dari sinopsis ini, nantinya bisa dikembangkan menjadi cerita yang lebih detil.
6. TREATMENT
Tahapan ini adalah penggambaran adegan-adegan yang nantinya akan muncul dalam cerita. Tidak mendetil. Contoh treatment itu seperti ini…Ada seorang perokok yang sedang merokok dengan santainya. Kemudian tiba-tiba dia batuk-batuk dengan hebat dan agak lama. Sebelum beranjak pergi, orang itu membuang rokoknya sembarangan. Tiba-tiba muncul api…
7. NASKAH
Naskah adalah bentuk mendetil dari cerita. Dilengkapi dengan berbagai penjelasan yang mendukung cerita (seting environment, background music, ekspresi, semuanya…). Contoh naskah itu, seperti ini…FS. Ali mengayuh becak. Ais duduk merenung, tidak mempedulikan Ali yang bolak-balik menatapnya.Ali : Dak usah dipikir lah, Mbak…Ais : (kaget) Heh? Apa, Bang?
8. PENGKAJIAN
Pengkajian disini, adalah yang dilakukan oleh seorang ahli isi (content) atau ahli media. Yang dikaji, adalah apakah naskahnya sudah sesuai dengan tujuan semula? Dan hal-hal yang mirip seperti itu…
9. PRODUKSI PROTOTIPE
Proses ini dibagi jadi 3 sub-tahap, yaitu pra-produksi (penjabaran naskah, casting pemain, pengumpulan perlengkapan, penentuan dan pembuatan set, penentuan shot yang baik, pembuatan story board, pembuatan rancangan anggaran, serta penyusunan kerabat kerja), produksi (pengambilan gambar sesuai dengan naskah dan improvisasi sutradara), purna-produksi (intinya adalah editing).
10. UJI COBA
Uji coba ini dilakukan dengan memutar prototipe di hadapan sekelompok kecil orang. Kalau produsen film besar, biasanya melakukan ini di hadapan para kritikus. Tujuannya adalah untuk mengetahui respon dari calon audiens.
11. REVISI
Setelah ada respon, maka dilakukan perubahan jika diperlukan. Karena itu lah, banyak film yang memiliki deleted scenes. Itu diakibatkan proses uji coba dan revisi ini.
12. PREVIEW
Preview itu adalah pemutaran perdana, di hadapan para ahli isi, ahli media, sutradara, produser, penulis naskah, editor, dan semua kru yang terlibat dalam produksi. Tujuan dari preview ini adalah untuk memastikan apakah semuanya berjalan lancar sesuai rencana atau ada penyimpangan. Bisa dikatakan, bahwa preview ini adalah proses pemeriksaan terakhir sebelum sebuah film diluncurkan secara resmi.
13. Pembuatan Bahan Penyerta
Bahan Penyerta itu adalah poster iklan, trailer, teaser, buku manual (jika film yang dibuat adalah sebuah film tutorial), dan lain sebagainya yang mungkin dibutuhkan untuk mensukseskan film ini.
14. PENGGANDAAN
Tahap terakhir adalah penggandaan untuk arsip dan untuk didistribusikan oleh para Joni (ini terjadi pada jaman dulu kala, waktu format film digital masih ada di angan-angan).Nah, demikian lah proses produksi sebuah film. Dari awal sampai akhir, siap untuk didistribusikan. Jadi, apa lagi yang ditunggu? Mari kita produksi film-film berkualitas agar tidak dikatakan bahwa sineas Indonesia telah kehilangan kreatifitas dan tidak bisa memproduksi karya orisinil lagi. SEMANGAT!!!
PEMBUATAN FILM PENDEK (tugas kelas XII)
Alur Cerita (Pengertian Alur Dan Jenis Alur)
Artikel kali ini akan membahas tentang tahapan alur atau lebih tepatnya tahapan alur dalam cerita. Materi alur cerita kali ini akan dibagi menjadi dua bagian yakni Pengertian Alur dan Jenis Alur. Berikut adalah pembahasannya.
Pengertian Alur Cerita
Alur adalah jalan cerita yang berbentuk rangkaian peristiwa dari awal cerita sampai akhir cerita. Alur sendiri berfungsi untuk mengatur jalannya sebuah cerita, Tanpa alur yang jelas maka cerita tidak akan memiliki konsep dan jalan yang baik.
Jenis Alur Cerita
Alur Maju
Alur maju merupakan alur cerita yang sering dijumpai dalam cerita berbentuk cerpen dan novel. penggunaan alur cerita maju sangat mudah dan simpel karena latar dan waktu cerita berjalan dari awal waktu hingga akhir waktu.
Alur Mundur
Alur mundur merupakan kebalikan dari alur maju. Alur maju cenderung digunaan untuk cerita yang memiliki konsep "Flashback". Penggunaan alur mundur sangat populer digunakan untuk menceritakan pengalaman seseorang maupun masalalu seseorang.
Alur Campuran
Alur campuran merupakan gabungan dari alur maju dan alur mundur. Meskipun penggunaanya sangat kompleks dan terkesan rumit namun penggunaan alur campuran sangat digemari untuk menceritakan karangan novel maupun drama.
Untuk membuat sebuah alur atau jalan cerita tentunya harus memperhatikan tahapan-tahapan tertentu agar dapat menciptakan alur cerita yang menarik. berikut adalah tahapan alur yang digunakan untuk membuat cerita
Tahap Perkenalan
Dalam tahap ini pengarang harus memperkenalkan tokoh-tokoh yang akan terlibat dalam cerita, dan memberikan sedikit gambaran tentang latar tempat dan jalannya cerita. Tahap perkenalan juga sering disebut sebagai tahap eksposisi karena bersifat memaparkan informasi meskipun hanya sebagian saja.
Tahap Konflik
Pada tahap ini menceritakan tokoh utama yang terlibat sebuah masalah dengan individu maupun sebuah kelompok. Tahap konflik dapat dikembangkan menjadi tahapan konflik yang lebih panas.
Tahap Komplikasi
Pada tahap ini, tokoh utama terlibat permasalahan yang lebih serius dengan tokoh lainnya. Tahapan ini merupakan lanjutan dari tahap konflik sebelumnya. Ciri-ciri dari tahap komplikasi adalah terjadinya perbedaan pendapat maupun rasa egois yang terjadi antar tokoh.
Tahap klimaks merupakan tahapan konflik yang sudah ada dipuncak permasalahan. Tahapan ini ditandai dengan adanya jalan penyelesaian dari masalah yang ditawarkan oleh masing-masing tokoh. Tokoh yang bersifat protagonis cenderung memilih jalan penyelesaian secara baik dan kekeluargaan namun tokoh protagonis akan memilih jalan penyelesaian sesuka hatinya. Kehadiran pihak ketiga atau sering disebut tritagonis adalah sebagai penengah antara tokoh antagonis dan tokoh protagonis.
Tahap Anti Klimaks
Pada tahap ini permasalahan mulai meredam dan berkurang, para tokoh menyelesaikan permasalahan berdasarkan kesepakatan maupun tidak.
Tahap Penyelesaian
Tahap penyelesaian adalah Ending dari sebuah cerita. Terdapat dua jenis ending yakni sad ending dan happy ending. Happy ending terjadi jika tokoh protagonis memenangkan perselisihan dan Sad ending terjadi apabila tokoh antagonis memenangkan perselisihan.
Artikel kali ini akan membahas tentang tahapan alur atau lebih tepatnya tahapan alur dalam cerita. Materi alur cerita kali ini akan dibagi menjadi dua bagian yakni Pengertian Alur dan Jenis Alur. Berikut adalah pembahasannya.
Pengertian Alur Cerita
Alur adalah jalan cerita yang berbentuk rangkaian peristiwa dari awal cerita sampai akhir cerita. Alur sendiri berfungsi untuk mengatur jalannya sebuah cerita, Tanpa alur yang jelas maka cerita tidak akan memiliki konsep dan jalan yang baik.
Jenis Alur Cerita
Alur Maju
Alur maju merupakan alur cerita yang sering dijumpai dalam cerita berbentuk cerpen dan novel. penggunaan alur cerita maju sangat mudah dan simpel karena latar dan waktu cerita berjalan dari awal waktu hingga akhir waktu.
Alur Mundur
Alur mundur merupakan kebalikan dari alur maju. Alur maju cenderung digunaan untuk cerita yang memiliki konsep "Flashback". Penggunaan alur mundur sangat populer digunakan untuk menceritakan pengalaman seseorang maupun masalalu seseorang.
Alur Campuran
Alur campuran merupakan gabungan dari alur maju dan alur mundur. Meskipun penggunaanya sangat kompleks dan terkesan rumit namun penggunaan alur campuran sangat digemari untuk menceritakan karangan novel maupun drama.
Baca Juga: Contoh Cerpen Singkat Tentang PersahabatanTahapan Alur Cerita
Untuk membuat sebuah alur atau jalan cerita tentunya harus memperhatikan tahapan-tahapan tertentu agar dapat menciptakan alur cerita yang menarik. berikut adalah tahapan alur yang digunakan untuk membuat cerita
Tahap Perkenalan
Dalam tahap ini pengarang harus memperkenalkan tokoh-tokoh yang akan terlibat dalam cerita, dan memberikan sedikit gambaran tentang latar tempat dan jalannya cerita. Tahap perkenalan juga sering disebut sebagai tahap eksposisi karena bersifat memaparkan informasi meskipun hanya sebagian saja.
Tahap Konflik
Pada tahap ini menceritakan tokoh utama yang terlibat sebuah masalah dengan individu maupun sebuah kelompok. Tahap konflik dapat dikembangkan menjadi tahapan konflik yang lebih panas.
Tahap Komplikasi
Pada tahap ini, tokoh utama terlibat permasalahan yang lebih serius dengan tokoh lainnya. Tahapan ini merupakan lanjutan dari tahap konflik sebelumnya. Ciri-ciri dari tahap komplikasi adalah terjadinya perbedaan pendapat maupun rasa egois yang terjadi antar tokoh.
Baca Juga : Jenis-Jenis Teks Dalam Bahasa IndonesiaTahap Klimaks
Tahap klimaks merupakan tahapan konflik yang sudah ada dipuncak permasalahan. Tahapan ini ditandai dengan adanya jalan penyelesaian dari masalah yang ditawarkan oleh masing-masing tokoh. Tokoh yang bersifat protagonis cenderung memilih jalan penyelesaian secara baik dan kekeluargaan namun tokoh protagonis akan memilih jalan penyelesaian sesuka hatinya. Kehadiran pihak ketiga atau sering disebut tritagonis adalah sebagai penengah antara tokoh antagonis dan tokoh protagonis.
Tahap Anti Klimaks
Pada tahap ini permasalahan mulai meredam dan berkurang, para tokoh menyelesaikan permasalahan berdasarkan kesepakatan maupun tidak.
Tahap Penyelesaian
Tahap penyelesaian adalah Ending dari sebuah cerita. Terdapat dua jenis ending yakni sad ending dan happy ending. Happy ending terjadi jika tokoh protagonis memenangkan perselisihan dan Sad ending terjadi apabila tokoh antagonis memenangkan perselisihan.
POWER POINT 2010
PowerPoint 2010
Written By Mahmud Payu on Minggu, 31 Maret 2013 | 16.29
1. Area Kerja PowerPoint 2010
2. Tab Menu FILE
Pada tab menu File berisi perintah-perintah dasar yang berhubungan langsung dengan program antara lain New, Open, Save, Print atau Close3. Pengaturan Slide
· Menambah Slide: Klik Tab Home lalu Klik New Slide di slides group, atau tekan tombol <Ctrl> + < M >· Mengubah Slide Layout: Klik Tab Home , Klik tombol Layout di Slides group, dan pilih layout yang di inginkan.
· Mengembalikan Layout Slide ke Layout awal : Klik Tab Home lalu Klik tombol Reset di Slides group.
· Menerapkan Tema : Klik Tab Design, lalu Klik tombol More di Themes group, lalu pilih tema di bagian gallery.
· Latar Belakang Slide: Klik Tab Design, Kliktombol Background Styles di Background group,lalu pilih Background
· Membuka Slide Master: Klik Tab View, Klik tombol Slide Master di Master Views group, atau Klik the Slide Master, di outline pane yang terbuka klik layout yang ingin di buka
Menyisipkan Header and Footer : Klik Tab Menu Insert, Klik tombol Header & Footer di Text group.Klik pilihan untuk Date and Time,Slide Number dan Ketik Footer dikotak isian, lalu Klik tombol Apply atau Apply to All
· Menambah Section: Klik Tab Home, Klik tombol Section Slides group, lalu Klik Add Section
4. Memformat teks
· Cut dan Copy Teks: Blok teks yang akan di Cut atau di Copy lalu Klik tab Home , Klik tombolCut atau Copy di Clipboard group· Paste: Sisipkan pointer di tempat yang di inginkan lalu Klik tombol Paste di Clipboard group pada Tab Home
· Memformat Teks : Blok teks yang akan di format Klik Tab Home,lalu Klik tombol-tombol pada Font group sesuai fungsinya atau klik tombol Dialog Box Launcher di Font group untuk membuka kotak dialog Font .
· Menggunakan Format Painter: Blok teks yang akan di ambil formatnya lalu Klik Tab Home,klik tombol Format Painter di Clipboard group Kemudian blok teks yang akan di format..
· Menggunakan Perataan: Blok Paragraph yang di format ,Klik Tab Home,pada bagian Paragraph group klik salah satu jenis perataan (
· Menambah Bullet dan Numbering: Blok paragraph yang akan di beri
group Klik tombol Bullets atau Numbering
· Mengatur Spasi Paragraph : Blok paragraph yang akan di atur spasinya , Klik Tab Home,lalu di Paragraph group klik tombol
5. Outline Pane
6. Tab Menu View
7. Menyisipkan Gambar dan Objek,Multimedia
· Menyisipkan Gambar: Klik Tab Insert ,pada Images group klik tombol Picture.Cari gambar yang ingin disisipkan lalu klik Insert
· Menyisipkan ClipArt: Klik Tab Insert ,pada Images group klik tombol Picture.Pada kotak “Search for” ketik Jenis ClipArt yang dicari lalu klik tombol Go.
· Menyisipkan File Video : Klik Tab Insert ,pada Media group klik tombol Video.Cari File Video yang ingin disisipkan lalu klik Insert
· Menyisipkan File Video dari Web : Klik Tab Insert ,pada Media group klik anak panah pada tombol Video pilih Video from Web Site. Kemudian Paste Embed Video code di kotak dialog from Web Site lalu klik Insert.
· Menyisipkan Audio: Klik Tab Insert ,pada Media group klik anak panah pada tombol Audiopilih Audio From File. Cari file audio yang ingin disisipkan lalu klik Insert.
· Menggambar Objek: Klik Tab Insert pada Ribbon, Klik anak panah pada tombol Shapes di illutration group, klik salah satu shapes yang ingin di sisipkan,klik dan drag pada dokumen,jika ingin menggambar objek dengan ukuran proporsional tahan tombol <Shift> saat mendrag mouse
· Menyisipkan SmartArt: Klik Tab Insert di Ribbon dan klik tombol SmartArt di Illustrqations group,lalu klik SmartArt yang akan disisipkan dan klik tombol OK.
· Memformat Objek: Double Click objek yang akan di format, lalu format gambar sesuai dengan pilihan pada Tab Format
· Memindahkan Objek: Klik dan drag objek ke lokasi yang baru lalu lepas tombol mouse.
· Mengubah ukuran objek: Pilih objek dengan cara di klik, Pilih Tab Format,pada Size Group tentukan tinggi dan lebar objek
· Menghapus Objek: Klik Objek kemudian tekan tombol <Delete>
8. Transisi dan Efek Animasi
· Menambah Efek Transisi : Buka File Presentasi yang akan di tambahkan efek transisi .Klik TabTransitions di Ribbon, Klik anak panah pada tombol More di Transition to This Slide group, lalu klik efek transisi yang akan diterapkan.· Menambah efek animasi pada objek : Klik objek yang akan diberi animasi ,klik TabAnimations di Ribbon. Klik anak panah di tombol More pada Animation group, lalu klik salah satu efek animasi
· Menghapus efek animasi pada objek : Klik objek yang ada animasinya,klik Tab Animations diRibbon, klik anak panah di tombol More pada Animation group,lalu klik None
9. Menjalankan Slide
· Menjalankan Slide: Klik tombol Slide Show di status bar, atau tekan tombol <F5>· Menggunakan Penunjuk Laser : Saat slide dijalankan tahan tombol <Ctrl> lalu klik kiri dan tahan tombol mouse
· Menggunakan Pen : Saat slide dijalankan , tekan <Ctrl> + <P> kemudian gambar di slide . Tekan tombol <Ctrl> + <A> untuk berpindah ke pointer default . Tekan tombol <E> untuk menghapus coretan di slide
· Berpindah ke slide berikutnya : Tekan tombol <Spacebar>. atau klik kanan mouse
· Berpindah ke slide sebelumnya : Tekan tombol <Backspace> atau <Page Up>.
· Mengatur waktu perpindahan antar slide : Klik Tab Slide Show pada Ribbon kemudian klik tombol Rehearch Timings
di Set Up group presentation, tekan tombol next saat waktu menunjukkan angka tertentu sesuai dengan durasi yang di inginkan,setelah selesai,tekan tombol Yes
· Mengehentikan Slide Show: tekan tombol <Esc>
Senin, 02 Januari 2017
Formulir pilihan Mata Pelajaran UN untuk Jurusan
Formulir pilihan Mata Pelajaran UN untuk Jurusan ini diperuntukkan bagi siswa kelas XII SMA Negeri 9 Bulukumba yang akan mengikuti UN 2016/2017
Silahkan anda melengkapi FORMULIR ini.
Silahkan anda melengkapi FORMULIR ini.
Kamis, 13 Oktober 2016
Minggu, 09 Oktober 2016
PERHATIAN KEPADA SELURUH SISWA KELAS XII & XI IA1-IA4
DILARANG KERAS BAWA HP TERHITUNG MULAI TANGGAL 10 OKTOBER 2016 DENGAN ALASAN PEMBELAJARAN TIK, BERHUBUNG KARENA BANYAKNYA PENYALAHGUNAAN HP, BUKAN UNTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN.
BAGI SISWA YANG KETAHUAN BAWA HP MAKA AKAN DITANGKAP DAN DIPROSES SELANJUTNYA.
TERTANDA
GURU TIK
FIRMAN, S.Pd
BAGI SISWA YANG KETAHUAN BAWA HP MAKA AKAN DITANGKAP DAN DIPROSES SELANJUTNYA.
TERTANDA
GURU TIK
FIRMAN, S.Pd
Kamis, 29 September 2016
Setting LAN (1) Kelas XI IA 1 s/d XI IA 4
Cara Membuat Jaringan LAN dengan Mudah
Alat untuk membangun sebuah jaringan LAN
- Router
Router adalah jantung pada sebuah jaringan. Router berfungsi untuk menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lain. Dalam kasus ini, router menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN - Switch
Berbeda dengan router, switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing komputer pada sebuah jaringan LAN - Ethernet Card
Ethernet card adalah sebuah adapter untuk mencolokkan kabel ethernet sehingga komputer bisa tersambung menuju jaringan. Biasanya, pada komputer-komputer terbaru, kartu ini telah disematkan secara onboard sehingga anda tidak perlu untuk membeli lagi. - Ethernet Cable
Yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa juga komputer satu dengan komputer lain. Ujung pada kabel ini diberi sebuah konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu straight dan cross. Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke router sedangkan cross digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan komputer. - Modem
Jika anda ingin menghubungkan jaringan anda ke internet, maka anda juga harus membeli sebuah modem. Jika anda tidak membeli sebuah modem, maka komputer anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat pada jaringan LAN tersebut. - Peralatan lain
Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter.
Berikut adalah model yang akan kita pakai untuk membangun jaringan LAN (bisa juga untuk Warnet). sumber gambar (microsoft.com)

1. Adalah Internet
3. Adalah modem sekaligus Router yang menghubungkan komputer server menuju internet
4. Komputer server
5. Switch
Setelah hardware terpasang, sekarang adalah tahap untuk setting software. setting ini meliputi instalasi OS, setting network connection, konfigurasi TCP/IP address, terakhir adalah uji coba jaringan yang telah anda pasang.
Mengaktifkan Internet Connecting Sharing
ICS bertujuan untuk membagikan koneksi internet komputer host menuju komputer lainnya.Untuk mengaktifkan ICS pada komputer server, silahkan buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center, Klik kanan pada koneksi yang ingin anda bagikan, klik Properties, klik tab Sharing, lalu centang kotak Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection, simpan. Oke, sampai tahap ini, hanya komputer server yang bisa terhubung ke internet
Setelah koneksi dibagikan, maka masing-masing komputer harus mendapatkan IP address. Caranya,
- buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center.
- Klik kanan pada Koneksi LAN, Klik Properties
- Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), kemudian pilih properties
- klik Obtain an IP address automatically atau Obtain an IPv6 address automatically.
Video cara pembuatan jaringan
Selasa, 06 September 2016
MID SEMESTER TIK XI & XII GANJIL 2016
MID SEMESTER TIK GANJIL 2016
KELAS XI IA 1 s/d XI IA 4 & KELAS XII ALL
KELAS XI IA 1 s/d XI IA 4 & KELAS XII ALL
Jawablah soal-soal -berikut ini, Silahkan spilih salah satu jawaban yang benar untuk soal Soal pilihan ganda
dan Untuk Soal Essay, jawablah dengan singkat dan tepat.
Cara menjawab soal :
1. Isilah terlebih dahulu Identitas Anda
2. Semua soal WAJIB dijawab
2. Semua soal WAJIB dijawab
3. Contoh pengisian format penulisan Kelas "XII IA 1 atau XI IA 1"
4. untuk NISN yang dimulai dengan angka 0 maka dimulai dengan tanda ( ' ) petik satu
INGAT! HANYA BOLEH MENGIRIMKAN 1 (SATU)KALI JAWABAN
SOAL MID SEMESTER KELAS XII
SOAL MID SEMESTER KELAS XI
Uji Coba MID Kelas XI
SOAL MID SEMESTER KELAS XI
Uji Coba MID Kelas XI
JADWAL MID TIK KELAS XI & XII :
1. KELAS XI, HARI JUMAT TANGGAL 16 SEPTEMBER 2016
PUKUL (04.00 s/d 05.30) (16.00 s/d 17.00) (21.00 s/d 22.00)
1. KELAS XII, HARI SABTU TANGGAL 17 SEPTEMBER 2016
PUKUL (04.00 s/d 05.30) (16.00 s/d 17.00) (21.00 s/d 22.00)
Selasa, 23 Agustus 2016
Alamat email Untuk Pengiriman Tugas kelas XI dan XII
Kirimkan TUGAS-TUGAS ANDA dan jawaban Modul/LKS anda dengan menggunakan alamat e-mail masing-masing pada alamat e-mail yang telah disiapkan :
- Untuk kelas XI IA 1 firmanb.samsa11ia1@gmail.com
- Untuk kelas XI IA 2 firmanb.samsa11ia2@gmail.com
- Untuk kelas XI IA 3 firmanb.samsa11ia3@gmail.com
- Untuk kelas XI IA 4 firmanb.samsa11ia4@gmail.com
- Untuk kelas XII IA 1 firmanb.samsa12ia1@gmail.com
- Untuk kelas XII IA 2 firmanb.samsa12ia2@yahoo.com
- Untuk kelas XII IA 3 firmanb.samsa12ia3@yahoo.com
- Untuk kelas XII IA 4 firmanb.samsa12ia4@yahoo.com
- Untuk kelas XII IS 1 firmanb.samsa12is1@yahoo.com
- Untuk kelas XII IS 2 firmanb.samsa12is2@gmail.com
- Untuk kelas XII IS 3 firmanb.samsa12is3@yahoo.com
- Untuk kelas XII IS 4 firmanb.samsa12is4@gmail.com
Langkah-langkah mengirim tugas Modul/LKS :
1. silahkan ditulis tangan
2. kemudian di fhoto
3. lampirkan pada attachment e-mail anda
4. kirim ke alamat email tersebut diatas./
Yakinkan bahwa pada saat anda telah mengirimkan email, anda lalu mendapat jawaban otomatis dari email diatas.
- Untuk kelas XI IA 1 firmanb.samsa11ia1@gmail.com
- Untuk kelas XI IA 2 firmanb.samsa11ia2@gmail.com
- Untuk kelas XI IA 3 firmanb.samsa11ia3@gmail.com
- Untuk kelas XI IA 4 firmanb.samsa11ia4@gmail.com
- Untuk kelas XII IA 1 firmanb.samsa12ia1@gmail.com
- Untuk kelas XII IA 2 firmanb.samsa12ia2@yahoo.com
- Untuk kelas XII IA 3 firmanb.samsa12ia3@yahoo.com
- Untuk kelas XII IA 4 firmanb.samsa12ia4@yahoo.com
- Untuk kelas XII IS 1 firmanb.samsa12is1@yahoo.com
- Untuk kelas XII IS 2 firmanb.samsa12is2@gmail.com
- Untuk kelas XII IS 3 firmanb.samsa12is3@yahoo.com
- Untuk kelas XII IS 4 firmanb.samsa12is4@gmail.com
1. silahkan ditulis tangan
2. kemudian di fhoto
3. lampirkan pada attachment e-mail anda
4. kirim ke alamat email tersebut diatas./
Yakinkan bahwa pada saat anda telah mengirimkan email, anda lalu mendapat jawaban otomatis dari email diatas.
Senin, 16 Mei 2016
Materi Excel Kelas XI
:Cara
Menggunakan Rumus VLOOKUP dan HLOOKUP PADA MS EXCEL
Bukalah ms. office excel lalu anda buat tabel seperti dibawah ini :
Untuk menghitung gaji pokok gunakan fungsi vlookup di sel D5. Setelah mengisi formula disel D5, copy formula atau drag hingga sel D9. Bentuk penulisan fungsinya sama dengan yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu, =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num).
Untuk menghitung tunjangan gunakan fungsi VLOOKUP di sel E5. Setelah mengisi formula di sel E5, copy formula atau drag hingga sel E9. Seperti gambar di bawah ini:
Gunakan fungsi VLOOKUP di sel F5. Setelah mengisi formula di sel F5, copy formula atau drag hingga sel F9. Lihat gambar di bawah ini, untuk hasilnya:
Untuk menghitung total gaji gunakan fungsi SUM. Setelah mengisi formula di sel G5, copy formula atau drag hingga sel F9. Atau bisa juga dengan langsung menjumlahkannya di sel G5 menjadi seperti ini: =D5+E5+F5, kemudian copy ke bawah.
Untuk menghitung pajak gunakan fungsi HLOOKUP di sel H5, copy formula atau drag hingga sel H9. Seperti gambar di bawah ini.
Gunakan fungi SUM di sel i5 seperti ini =sum(G5-H5), copy formula atau drag hingga sel I9. Atau anda juga bisa gunakan perintah =G5-H5, kemudian copy atau drag ke bawah sampai sel I9.
Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.
Cara menggunakan rumus
vlookup dan hlookup – Fungsi VLOOKUP digunakan untuk
menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format vertikal. Bentuk
penulisan fungsinya =VLOOKUP(lookup_value,tabel_array,col_index_num) atau bisa
juga dibaca =VLOOKUP(Nilai Kunci, letak table, nomor kolom). Sedangkan fungsi
HLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam
format horizontal. Bentuk penulisan fungsinya=HLOOKUP(lookup_value,tabel_array,row_index_num)
atau bisa juga dibaca =HLOOKUP(nilai kunci, letak table, nomor baris).
Contoh Soal VLOOKUP dan
HLOOKUP
Bukalah ms. office excel lalu anda buat tabel seperti dibawah ini :
Melihat contoh soal di atas, yang harus anda isikan adalah
menghitung gaji pokok, tunjangan, transportasi, total gaji, pajak, gaji bersih
dan total.
Artikel terkait: cara penggunaan
vlookup, mid, left
1. Menghitung Gaji pokok
Untuk menghitung gaji pokok gunakan fungsi vlookup di sel D5. Setelah mengisi formula disel D5, copy formula atau drag hingga sel D9. Bentuk penulisan fungsinya sama dengan yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu, =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num).
Yang perlu anda ketahui lookup_value, diisi dengan
nilai sebagai dasar (nilai kunci) pembacaan tabel data. Table_array
merupakan range data yang disusun tegak atau vertikal yang berfungsi sebagai
tabel bantu yang akan dibaca. Col_index_num, nomor urut kolom untuk
pembacaan tabel yang dimulai dari kolom paling kiri.
Catatan:
karena posisi “tabel gaji” yang akan dibaca diposisinya tetap, untuk
menghindari kesalahan pada saat copy formula atau drag tambahkan $, untuk
mengabsolutkan sel/range. Proses pengerjaannya bisa anda lihat seperti gambar
di bawah ini :
2. Menghitung Tunjangan
Untuk menghitung tunjangan gunakan fungsi VLOOKUP di sel E5. Setelah mengisi formula di sel E5, copy formula atau drag hingga sel E9. Seperti gambar di bawah ini:
3. Menghitung transportasi
Gunakan fungsi VLOOKUP di sel F5. Setelah mengisi formula di sel F5, copy formula atau drag hingga sel F9. Lihat gambar di bawah ini, untuk hasilnya:
4. Menghitung total gaji
Untuk menghitung total gaji gunakan fungsi SUM. Setelah mengisi formula di sel G5, copy formula atau drag hingga sel F9. Atau bisa juga dengan langsung menjumlahkannya di sel G5 menjadi seperti ini: =D5+E5+F5, kemudian copy ke bawah.
5. Menghitung Pajak
Untuk menghitung pajak gunakan fungsi HLOOKUP di sel H5, copy formula atau drag hingga sel H9. Seperti gambar di bawah ini.
6. Menghitung Gaji Bersih
Gunakan fungi SUM di sel i5 seperti ini =sum(G5-H5), copy formula atau drag hingga sel I9. Atau anda juga bisa gunakan perintah =G5-H5, kemudian copy atau drag ke bawah sampai sel I9.
Perintah terakhir adalah menghitung “total” masing-masing
bagian yang telah Anda kerjakan sebelumnya, dengan menggunakan fungsi SUM di
sel D10, copy formula atau drag ke samping kanan sampai ke I10. Hasil akhir
semua pengerjaan di atas, bisa di lihat seperti gambar di bawah ini:
Mengatasi Error #DIV/0! di Excel
Cara 1 Mengatasi Error #DIV/0! di Excel dengan fungsi iserror
Pernahkah anda menemui tanda error #DIV/0 di excell? Seperti gambar dibawah ini.
Error pada gambar diatas adalah karena tidak boleh suatu bilangan dibagi
dengan bilangan 0. Lihat formula yang digunakan pada gambar diatas (
=G21/F21 ) dimana untuk kolom F21 bernilai nol.
Sebenarnya banyak tanda error yang ada diexcell selain #DIV/0! ada juga #NAME?, #NULL! , #NUM! dan lain-lainnya. Untuk lebih lengkap dan penjelasannya bisa dilihat di http://harisfi.blogspot.com/2013/12/macam-error-pada-excel-dan-penjelasannya.html
Semua tanda error apabila menggangu, bisa kita ganti dengan nilai
tertentu menggunakan fungsi excel. Fungsi yang bisa digunakan adalah
fungsi iserror.
Misalkan saya akan mengganti tanda error dengan nilai kosong ( "" )
Jika G21/F21 error nilainya akan 0, jika tidak error akan tampil nilai dari formula G21/F21 tersebut. Nilai yang berwarna merah kita sesuaikan dengan formula yang sudah ada. Sedangkan nilai yang berwarna biru kita sesuaikan dengan nilai apa yang akan kita tampilkan jika hasil formula tersebut menampilkan tanda error. Bisa juga untuk menampilkan nilai kosong jika error dengan mengganti "0" dengan "". Cara ini bisa digunakan untuk Excel apapun, tapi jika menggunakan Excel 2007 bisa menggunakan cara yang lebih mudah di cara 2 dibawah ini.=IF(ISERROR(G21/F21);"0";G21/F21)
Cara 2 Mengatasi Error #DIV/0! di Excel dengan fungsi iferror
Cara yang kedua ini lebih mudah dan ringkas, tapi hanya dapat digunakan
pada excel 2007 keatas. Langsung aja untuk kasus yang sama seperti
gambar yang sebelumnya, cara menggunakan fungsi iferror-nya yaitu :
Sama dengan fungsi sebelumnya, jika G21/F21 error nilainya akan 0, jika tidak error akan tampil nilai dari formula G21/F21 tersebut. Nilai yang berwarna merah kita sesuaikan dengan formula yang sudah ada. Sedangkan nilai yang berwarna biru kita sesuaikan dengan nilai apa yang akan kita tampilkan jika hasil formula tersebut menampilkan tanda error. Bisa juga untuk menampilkan nilai kosong jika error dengan mengganti "0" dengan "".=IFERROR(G21/F21;"0")
Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)








